Rabu, 11 Desember 2013

Proses Pembuatan Bata Ringan

Cara dan Proses Produksinya

 
Bata ringan merupakan jawaban dari mulai adanya kelangkaan pasir di beberapa tempat atau harga pasir semakin mahal. Bahan dari bata ringan berupa fly ash (abu sisa pembakaran batubara atau tebu yang banyak mengandung silika)atau dengan pasir dicampur
semen dalam wadah mixing kemudian campuran tersebut disemprot busa kimia pasta Aluminium sebagai pengembang.Setelah campuran merata dicetak sesuai ukuran yang diperlukan. Berikut ini ada video tentang cara pembuatan secara semi mekanik dan manual di India.

Fly ash/abu dari batubara yang dibakar jumlahnya ratusan ton per hari di pabrik semen tetapi tidak ada yang sisa karena utk campuran semen kecuali fly ash dari pembangkit listrik dan pengecoran biji besi, Indikasi kelangkaan pasir mulai nampak di S.Brantas & Bengawan Solo,  potensinya sudah mulai menyusut karena dibendung di hulunya & harganya menjadi 2 kali lipat.

Pengeringan dilakukan hanya dengan diangin-anginkan selama 10 jam untuk bisa, dikeluarkan dari cetakan / molding bata dan disimpan ke tempat pengerasan (curring area). Bata ringan CLC ini dapat digunakan dalam konstruksi setelah berumur 20 hari. Bata ringan ini bisa terapung dia air.

Teknologi ini tidak hanya terbatas pada pembuatan batu bata, tapi juga bisa digunakan untuk insulator panas pada atap, dinding precast, dinding cor langsung, elevasi lantai, lantai bangunan dan masih banyak kegunaan lainnya.



Cara dengan ban berjalan



Cara Manual 

CLC BRICK MAKING (SARADA BRICK INDUSTRY. 9963072707)



Analisa Bisnis Produksi Bata Ringan CLC

Estimasi Baya Produksi dan Laba untuk 1 m3 bata :

6 Sak Semen (300 kg)Rp.360.000,-(Asumsi pasir standar/kurang bagus)
500 kg PasirRp.70.000,-(+-1/3 m3)
0.8 kg Foam AgentRp.20.000,-
ListrikRp.10.000,-
Ongkos PekerjaRp.50.000,-(borongan)
Ongkos KirimRp.40.000,-
Depresiasi + Perawatan DLLRp.50.000,-
------------------------
------------
Total biaya produksiRp.600.000,-per m3
------------------------


Harga jualRp.700.000,-per m3
Keuntungan kotorRp.100.000,-per m3

Estimasi laba kotor untuk produksi/bulan (25 hari kerja)

Kapasitas 5 m3/hari Rp. 12.500.000,-
Kapasitas 10 m3/hari Rp. 25.000.000,-
Kapasitas 20 m3/hari Rp. 50.000.000,-
Perhitungan per Mai 2013

Catatan :

Penggunaan semen 5 - 6 sak tergantung dari kualitas pasir yang digunakan.
Hitungan diatas merupakan hitungan yang konservatif.
Harga material yang digunakan merupakan perhitungan berdasarkan harga-harga di Jakarta (Mai 2013).
Untuk di daerah tentunya biaya produksi akan lebih rendah karena faktor harga pasir, tenaga kerja, lahan akan lebih murah.
Hitungan diatas bisa berbeda, tergantung harga material, pekerja dan lahan di masing-masing daerah.
Setelah 20 hari bata siap untuk di jual. lebih jelas info & harga alat via : mesinbataringan.com

 
mesin foam generator & peralatan lengkap. posisi alat pencampur tidak terlalu tinggi 

tutup samping mudah dibuka - tutup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar